Aditya Seorang Mobile (Android) Developer yang tumbuh besar di Kota Semarang. Kerjasama / keperluan bisnis ? kirim email ke [email protected]

Kalibrasi Baterai Android

2 min read

kalibrasi baterai android

Daya baterai adalah salah satu hal yang sangat penting bagi handphone Android anda. Seringkali orang mengganti ponselnya karena daya baterai yang kualitasnya menurun, sehingga cepat habis hanya dalam beberapa jam saja. Bagi android developer yang sering menghubungkan device android ke laptop untuk test aplikasi, hal ini akan mempengaruhi kualitas baterai HP. Anda bisa melakukan cara kalibrasi baterai android untuk mengatasi terjadinya hal ini. Ada beberapa aplikasi yang bisa membantu anda untuk pengkalibrasian.

3 Cara Kalibrasi Baterai Android

Kalibrasi tanpa root

Cara mudah yang pertama untuk mengkalibrasikan batera adalah tanpa root. Anda tidak memerlukan bantuan aplikasi sebagai pengkalibrasi. Namun, cara ini memerlukan waktu yang sangat lama, mungkin sekitar 1 hingga 2 hari.

  • Biarkan daya baterai anda benar-benar habis. Sampai habisnya, jangan matikan ponsel anda. Tetap nyalakan hingga baterai benar-benar 0% dan mati dengan sendirinya.
  • Charging ponsel Android anda hingga penuh. Selama prosesnya, jangan nyalakan ponsel. Keadaan ponsel harus benar-benar mati.
  • Lepas soket charger, kemudian nyalakan ponsel anda. Status daya baterai kemungkinan tidak akan mencapai 100%, kemudian sambungkan lagi dengan soket charger.
  • Lakukan restart ponsel. Kemungkinan, anda harus melakukannya beberapa kali sehingga status daya baterai mencapai status 100%.
  • Tunggu hingga daya baterai habis kembali dan mati tanpa harus anda matikan.
  • Untuk proses charging yang selanjutnya, ponsel akan bisa membaca daya baterai secara akurat kembali.

Menggunakan aplikasi Battery Calibration

Battery Calibration adalah aplikasi yang memudahkan anda untu mengkalibrasikan ponsel. Aplikasi ini akan memberikan status akurat daya baterai, beriikut informasi voltasenya. Bahkan jika statusnya sudah 100%, maka ponsel akan memberitahu dengan bunyi seperti sebuah alarm. Cara ini membuat penggunanya tidak perlu melihat status ponsel terus menerus untuk pengkalibrasian.

  • Habiskan daya baterai anda hingga ponsel berubah dalam keadaan mati. Jangan matikan ponsel terkecuali keadaan mati terjadi dengan sendirinya.
  • Kemudian, charge ponsel anda hingga penuh. Prosesnya pun harus dalam keadaan mati. Setelah penuh, anda perlu melepas charger dan menyalakannya kembali.
  • Biasanya, status baterai tidak akan 100%. Jika ponsel anda dalam keadaan yang tiak pernah dikalibrasi baterainya, mungkin daya penuhnya hanya sampai 91%.
  • Anda perlu melakukan charging ulang, namun kali ini ponsel harus dalam keadaan menyala. Lakukan restart dan re-charge hingga daya baterai menjadi 100%.
  • Download aplikasi Battery Calibration. Aplikasi ini dikembangkan oleh Nema dan bisa didapatkan secara gratis melalui Google Play Store. Instal aplikasinya lalu tunggu hingga terinstal di ponsel anda.
  • Buka aplikasinya, lalu tap tombol “Calibrate”. Biarkan aplikasi mengkalibrasi ponsel anda. Kemudian, biarkan baterai ponsel kembali mati tanpa harus dimatikan.
  • Lakukan kembali charging dan tinggalkan hingga ada bunyi “beep!” layaknya sebuah alarm. Setelah dinyalakan, ponsel akan membaca daya baterai secara akurat.

Menggunakan Advanced Battery Calibrator

Aplikasi lainnya yang dapat anda gunakan untuk melakukan kalibrasi adalah Advanced Battery Calibrator. Ukurannya hanya 1.5 MB saja namun bisa membantu anda untuk mendapatkan kembali status daya baterai secara akurat. Selain itu, penggunaan aplikasi ini juga lebih cepat daripada hanya melakukan akses root biasa.

  • Download aplikasinya di Playstore, kemudian instal ke ponsel Android anda.
  • Saat prosesnya sudah selesai, buka aplikasi ini. Mungkin anda akan menemukan pop-up iklan saat membuka aplikasi. Klik (x) untuk menutup iklan.
  • Pastikan ponsel anda sudah memiliki nilai baterai yang maksimum. Sebelumnya, anda perlu membiakan ponsel hingga mati dengan sendirinya. Setelah mati, charge hingga penuh dalam keadaan mati.
  • Kemungkinan, saat dinyalakan ponsel anda hanya akan membaca daya maksimumnya yang tidak mencapai 100%. Untuk itu, anda harus merestart kembali hingga beberapa kali supaya statusnya naik hhingga 100%.
  • Buka aplikasi Advanced Battery Calibrator, kemudian klik “Start”. Biarkan ponsel anda kembali mati dengan sendirinya saat proses pengkalibrasian oleh aplikasi ini berlangsung.
  • Charging kembali ponsel anda dalam keadaan mati hingga statusnya kembali menjadi 100%. Setelah itu, nyalakan perangkat Android anda.
  • Baterai anda sudah terkalibrasi, sehingga sistem bisa membaca daya baterai ponsel secara akurat.

Penutup

Mengkalibrasi kembali baterai ponsel Android anda memang memakan waktu, tapi setidaknya bisa membuat anda menghindari pembelian Android baru. Meskipun cara kalibrasi HP Android tidak membuatnya awet dalam tahunan ke depan, setidaknya ponsel bisa membaca daya dengan benar. Jika ada masalah dengan baterai meski sudah dikalibrasi, penggantian baterai ponsel perlu dilakukan.

Aditya Seorang Mobile (Android) Developer yang tumbuh besar di Kota Semarang. Kerjasama / keperluan bisnis ? kirim email ke [email protected]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *